Tips Menghindari Serangan Ransomware

Ilustrasi malware.
Sumber :
  • Pixabay.

Teknodaily – Perusahaan keamanan siber dan privasi digital global membagikan tips untuk menghindari serangan ransomware kepada organisasi maupun perusahaan.

img_title 5 HP Murah eSIM Terbaik September 2025: Kamera 200MP & Baterai Badak

Dalam siaran persnya pada Rabu, Kaspersky menjelaskan bahwa ransomware adalah perangkat lunak pemerasan yang dapat mengunci komputer dan kemudian meminta tebusan untuk melepaskannya.

Ancaman yang ditimbulkan oleh ransomware bergantung pada varian virusnya. Ransomware meliputi dua kategori utama, yaitu ransomware locker dan ransomware crypto.

img_title Review Poco C85: HP Murah Kamera AI 50MP dan RAM Ekspansi hingga 16GB

Ransomware locker memengaruhi fungsi dasar komputer, sedangkan ransomware crypto membuat berkas individual tetap terenkripsi.

Kaspersky – Aplikasi Antivirus Gratis 2024 Terbaik

Photo :
  • PCMag

img_title 5 HP MediaTek Terbaru September 2025: Harga Murah Kamera Canggih dan Gaming Lancar

Faktanya, ransomware dapat bersifat kompleks atau sederhana, tergantung pada korban yang disasar.

Ransomware umum tersebar luas melalui kampanye spam berbahaya, sedangkan ransomware kompleks digunakan dalam serangan yang ditargetkan.

Pada kebanyakan kasus, infeksi ransomware terjadi dengan cara berikut.

Pertama, malware memperoleh akses ke perangkat. Jika ransomware atau Trojan enkripsi masuk ke komputer, dia mengenkripsi data atau mengunci sistem operasi pengguna. Setelah itu, tebusan akan diminta dari korban.

Dengan munculnya tren Ransomware 3.0, para penyerang mampu menghasilkan berbagai versi ancaman yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka, yang juga disebut Ransomware-as-a-Service atau RaaS.​​​​​​​

Ransomware as a Service memberi kesempatan kepada pelaku kejahatan siber dengan kemampuan teknis yang rendah untuk melakukan serangan ransomware.

Malware tersebut tersedia bagi para pembeli, yang berarti risiko lebih rendah dan keuntungan lebih tinggi bagi para pemrogram perangkat lunak.

Kaspersky mendeteksi 57.571 serangan ransomware pada bisnis di wilayah Asia Tenggara dari Januari hingga Juni 2024.​​​​​​​

Serangan terbanyak di Indonesia

Ransomware yang menyasar bisnis di wilayah ini paling banyak berada di Indonesia, dengan jumlah insiden yang diblokir oleh Kaspersky sebanyak 32.803 insiden.

Selain itu, Kaspersky memblokir 15.208 serangan ransomware di Filipina, 4.841 serangan di Thailand, 3.920 serangan berbahaya di Malaysia, 692 serangan di Vietnam, dan 107 serangan di Singapura.

Manajer Umum Wilayah Asia Tenggara Kaspersky Yeo Siang Tiong mengemukakan kemungkinan pelaku kejahatan siber untuk membuat serangan mereka lebih efektif melalui konfigurasi opsi penyebaran jaringan dan fungsi penghentian pertahanan.

Dia mengatakan, hal tersebut menjadi lebih berbahaya jika penyerang memiliki kredensial istimewa yang valid pada infrastruktur yang ditargetkan.

Halaman Selanjutnya
img_title