Daftar Negara Gaji DPR Tertinggi di Dunia 2025, Hidup Para Politisi Tajir Melintir
- Teknodaily / Rosaria Nugraheni
Teknodaily – Negara gaji DPR tertinggi 2025 jadi salah satu topik yang selalu menarik perhatian publik. Bagaimana tidak, isu soal besarnya gaji anggota dewan memang kerap bikin heboh dan memancing rasa penasaran.
Banyak orang ingin tahu, negara mana saja yang berani memberikan bayaran fantastis kepada para wakil rakyatnya, bahkan sampai jauh di atas rata-rata gaji masyarakat biasa.
Negara Gaji DPR Tertinggi 2025
Di sejumlah negara, pemerintah rela mengalokasikan miliaran rupiah per bulan hanya untuk menggaji satu anggota parlemen. Alasannya sederhana, yaitu untuk memastikan hanya orang-orang terbaik yang duduk di kursi politik. Tidak heran kalau perbincangan soal gaji DPR ini terus jadi sorotan, baik di media maupun di obrolan sehari-hari.
Bahkan, ada beberapa negara yang nominal gajinya benar-benar bikin geleng kepala. Perbedaannya dengan penghasilan warganya sangat mencolok, sehingga memunculkan pro dan kontra soal keadilan. Nah, biar tidak penasaran, berikut ini daftar top 10 negara dengan gaji DPR tertinggi di dunia 2025 yang wajib kamu tahu.
1. Austria
Anggota parlemen Austria
- Daily Sabah
Austria masuk ke dalam daftar negara gaji DPR tertinggi 2025 karena bayaran untuk anggota parlemen di sana mencapai sekitar 9.826 dolar AS per bulan, atau setara Rp 140 jutaan.
Jumlah ini sudah membuat para politikus Austria masuk jajaran elite dengan penghasilan yang jauh di atas rata-rata warganya. Tidak heran kalau banyak orang melihat profesi sebagai anggota parlemen di Austria sebagai pekerjaan yang sangat prestisius.
2. Australia
Parlemen Australia ternyata tidak hanya menerima gaji pokok, tapi juga mendapatkan berbagai tunjangan tambahan. Mulai dari fasilitas perjalanan, akomodasi, bahkan ada alokasi untuk asisten pribadi. Dengan dukungan seperti ini, wajar jika banyak politisi Australia bisa fokus pada tugas-tugasnya tanpa harus memikirkan hal lain.
3. Kanada
Di Kanada, gaji anggota parlemen bisa mencapai 10.890 dolar AS per bulan, hampir 3x lipat dari gaji rata-rata warga biasa. Angka ini sering menuai kritik, terutama dari masyarakat yang merasa kesenjangan terlalu lebar. Meski begitu, gaji tinggi ini dianggap perlu untuk menarik individu berkualitas agar mau masuk ke dunia politik.