Materi Belajar Data Science Dari Pemula hingga Mahir

Perbedaan Data Scientist dan ML Engineer
Sumber :
  • unfold_data_science

Teknodaily – Data science adalah salah satu bidang paling menjanjikan di era digital saat ini. Dengan kemampuan untuk mengolah, menganalisis, dan mendapatkan wawasan dari data, data science membuka peluang luas di berbagai industri. 

img_title Mengintip Spek dan Harga TECNO CAMON 40 Pro 5G yang Segera Rilis di Indonesia

Tekno Daily memberikan panduan melalui proyek-proyek data science dari tingkat pemula hingga mahir untuk membantu Anda memulai perjalanan belajar.

Proyek Data Science Pemula

img_title Segini Perkiraan Harga iQOO Z10 di Indonesia

Pada tahap awal, fokus pada eksplorasi data dan membangun pemahaman tentang alat serta teknik dasar.

1. Exploratory Data Analysis (EDA)

img_title Motorola Edge 60 Pro Bersiap Meluncur, Intip Speknya Nih

Tujuan menganalisis dataset untuk menemukan pola, hubungan, dan anomali.

Teknologi yang dipakai: Python, Pandas, Matplotlib, dan Seaborn.

Pengetahuan yang Dipelajari: Statistik deskriptif, visualisasi data, dan manipulasi data.

Contoh: Menganalisis dataset penjualan untuk memahami tren dan faktor yang memengaruhi performa bisnis.

2. Customer Churn Prediction

Tujuan memprediksi pelanggan yang kemungkinan berhenti menggunakan layanan suatu perusahaan.

Teknologi yang digunakan: Logistic regression, decision tree, dan Scikit-learn.

Pengetahuan yang Dipelajari: Teknik klasifikasi, evaluasi model dengan metrik seperti akurasi, precision, dan recall.

Contoh: Menggunakan data telekomunikasi untuk memprediksi churn pelanggan.

3. Movie Recommender System

Membuat sistem rekomendasi film berdasarkan preferensi pengguna.

Teknologi yang dipakai: Collaborative filtering, matrix factorization, dan library Surprise atau TensorFlow.

Pengetahuan yang Dipelajari: Teknik sistem rekomendasi dan pengolahan data interaksi pengguna.

Contoh: Memberikan rekomendasi film di platform streaming berdasarkan film yang telah ditonton pengguna.

Proyek Menengah Data Science

Tahap ini melibatkan penggunaan algoritma yang lebih canggih untuk analisis dan prediksi.

1. Fake News Detection

Mengklasifikasikan berita sebagai asli atau palsu berdasarkan teks.

Teknologi yang dipakai: Natural Language Processing (NLP), algoritma seperti Naïve Bayes atau Logistic Regression.

Pengetahuan yang Dipelajari: Analisis teks, vectorization (TF-IDF), dan evaluasi model.

Contoh: Mendeteksi berita palsu menggunakan dataset seperti "Fake News Detection Dataset".

2. Stock Price Prediction

Memprediksi harga saham berdasarkan data historis. 

Teknologi yang dipakai: Recurrent Neural Networks (RNN), Long Short-Term Memory (LSTM), dan library seperti Keras atau PyTorch.

Pengetahuan yang Dipelajari: Analisis deret waktu (time series) dan prediksi menggunakan data keuangan.

Halaman Selanjutnya
img_title