Cara Mengatasi Error 400 Bad Request Server, Kenali Juga Penyebabnya
- Kernel Data Recovery
3. Ukuran File Upload Terlalu Besar
Alasan sering terjadinya error 400 bad request server adalah kamu mengupload file yang terlalu besar dari batas maksimalnya. Hal ini sering kali terjadi karena banyak orang tidak terlalu memperhatikan ukuran file-nya.
4. Pengaksesan Tidak Sah
Kalau kamu terus mencoba saat tidak memiliki izin mengakses suatu server, tidak heran akan terjadi error 400 bad request server.
5 Cara Mengatasi Error 400 Bad Request Server
Untuk mengatasi masalah error 400 bad request server, ada beberapa cara sederhana yang bisa kamu lakukan. Salah satunya dengan melakukan refresh halaman website.
Tapi, kalau cara tersebut tidak berhasil, ada baiknya mengikuti beberapa cara mengatasi error 400 bad request server di bawah ini.
1. Periksa Kesalahan Alamat URL
Cara mengatasi error 400 bad request server yang sangat mudah yaitu memeriksa alamat URL terlebih dahulu apakah ada kesalahan pengetikan atau tidak. Kurangnya teliti dalam pengetikan alamat URL menjadi kesalahan paling umum, sehingga kamu harus memastikannya dulu apakah semua karakternya sudah benar atau belum.
2. Hapus Cache dan Cookie pada Browser Anda
Perlu kamu ketahui, browser menyimpan banyak cookie dan cache. Keduanya memang sangat penting, tapi lama kelamaan bisa juga rusak.
Kalau cookie sudah terlalu lama dibiarkan dan cache menumpuk pastinya akan memicu error 400 bad request server. Karena itulah, kamu harus rajin membersihkannya.
3. Nonaktifkan Ekstensi Browser
Kalau kamu memiliki website sendiri, pasti akan tahu kalau plugin pihak ketiga bisa menjadi penyebab berbagai kesalahan. Untuk mengatasinya, kamu harus mematikan ekstensinya terlebih dahulu, lalu refresh website-nya untuk mengecek apakah masih terjadi atau tidak.
Jika masalah error 400 bad request server tidak muncul, berarti kamu harus menghapus ekstensi yang menjadi penyebabnya. Dengan begitu, kamu bisa mencegah masalah error di kemudian hari nanti.
4. Hapus Cache DNS
Saat pertama kali membuka sebuah situs, kamu pasti akan melewati DNS lookup untuk menelusuri IP address. Hal tersebut membuat sistem secara otomatis akan menyimpan IPS address web server ke dalam DNS cache.
Sama seperti cache pada browser, ada baiknya kamu menghapus secara rutin cache DNS agar tidak menumpuk semakin banyak dan mengakibatkan error 400 bad request server.