Perbedaan SSD dan HDD, Mana yang Terbaik untuk Laptop?
- geekom
Ingin mendapatkan media penyimpanan yang besar dengan harga Rp 600 ribuan? HDD jawabannya. Jenis tersebut memang lebih terjangkau, apalagi dengan bujet kurang dari Rp 1 juta saja, kamu sudah mendapatkan kapasitas 1TB dengan merek HDD terbaik. Berbeda dengan SSD, kalau ingin memiliki kapasitas 1TB kamu harus mengeluarkan dana lebih dari Rp 1 juta.
Perbedaan SSD dan HDD: Kapasitas
HDD lebih murah dan penyimpannya lebih banyak
- Games Radar
Kalau membahas kapasitasnya, tentu sudah menjadi perbedaan SSD dan HDD yang cukup berbanding terbalik. Seperti yang sudah dijelaskan di poin sebelumnya, jika kamu ingin kapasitas besar dengan harga terjangkau, lebih baik pilih HDD.
Kapasitas HDD sebenarnya disediakan lebih banyak, mulai dari 250GB sampai 2TB, bahkan untuk pengguna PC kelas atas, kapasitas maksimalnya bisa mencapai 20TB. Hanya saja, untuk kebutuhan komersial, beberapa brand masih menghadirkan kapasitas hingga 12TB.
Sebagian besar HDD berkapasitas lebih besar biasanya untuk peralatan-peralatan server serta Network Attached Storage (NAS). Penyimpanan HDD yang besar, kebanyakan orang-orang lebih memilihnya untuk sekedar menyimpan beragam foto, video, sampai aplikasi game.
Kalau SSD, dulu kapasitasnya masih di bawah 500 GB tidak seperti sekarang. Seiring kemajuan teknologi, SSD sudah mempunyai kapasitas sampai 8TB. Hanya saja, dengan SSD 8TB, kamu harus menyiapkan bujet kurang lebih Rp 7 jutaan ke atas untuk membelinya.
Lebih disarankan jika tetap ingin menggunakan SSD, lebih baik pilih ukuran lebih kecil, seperti 256GB atau 512GB hanya untuk membuka OS saja. Sedangkan untuk menyimpan dokumen, foto, maupun video bisa gunakan HDD internal atau eksternal.
Perbedaan SSD dan HDD: Kecepatan
Kecepatan SSD lebih unggul untuk membuka OS dan aplikasi
- PC World
Setelah mengetahui perbedaan dari harga dan kapasitasnya, saatnya kamu harus mengetahui perbedaan SSD dan HDD yang paling penting, yakni kecepatannya. Pastinya soal kecepatan lebih unggul SSD dibandingkan HDD, terutama perkembangan koneksi dan form factor yang digunakannya.
HDD menggunakan plater dan read write arm, dengan begitu kecepatannya harus bergantung pada revolusi per menit (rpm). Semakin tinggi rpm, semakin cepat hardisk tersebut. Tapi kembali lagi kalau semakin tinggi rpm dan pembacaan data lebih cepat, harganya juga ikut menyesuaikan.