4 Fakta Meta Rilis Llama 3.1, AI Tercanggih Saat Ini
- Analytics Vidhya
Teknodaily – Meta rilis Llama 3.1, merupakan rangkaian AI yang diklaim paling canggih saat ini. Dengan modelnya open source, hadir dengan 3 varian, yaitu 8B, 70B, dan 405B.
Kemampuannya yang juga diklaim menandingi model AI populer lainnya, seperti GPT-4o dan Claude 3.5 Sonnet, Llama 3.1 menjadi era baru dalam kemajuan teknologi AI open source.
Dikutip dari theverge.com, Llama 3.1 mengungguli OpenAI dan pesaing lainnya pada tolok ukur tertentu. Sekarang ini, Mark Zuckerberg memperkirakan asisten AI Meta akan melampaui penggunaan ChatGPT dalam beberapa bulan mendatang.
Langkah berani dari perusahaan asal Amerika Serikat ini tentunya berpotensi mengubah pandangan AI secara global. Llama 3.1 memberikan akses yang lebih luas di bidang teknologi AI untuk para developer dan peneliti di seluruh dunia. Berikut fakta-fakta Llama 3.1, mulai dari kemampuan, manfaat, dan fiturnya.
1. 405B Jadi AI Open Source
Llama 3.1 Dibuat Secara Open Source
- Unite.AI
Saat Meta rilis Llama 3.1, ada hal menarik yang menjadi sorotan utama, karena varian 405B diluncurkan sebagai model AI open source terbesar. Adanya 405 miliar parameter, varian ini sudah dilatih memakai lebih dari 16.000 GPU Nvidia H100. Tentu saja hal tersebut menjadi sebuah investasi luar biasa untuk sumber daya dunia komputer.
Bahkan dataset pelatihannya bisa sampai 15 triliun token, setara 750 miliar kata. Tidak sampai situ saja, kemampuannya juga mengesankan dengan konteks 128.000 token, setara buku tebal berhalaman 50. Adanya dataset seperti itu memungkinkan model ini dapat memahami sekaligus mengolah teks yang panjang, sehingga membuat kesempatan baru untuk menganalis dokumen serta percakapan yang kompleks.
405B sudah mendukung 8 bahasa asing, yaitu, Jerman, Inggris, Perancis, Italia, Portugis, Thai, Hindi, dan Spanyol. Tidak heran nantinya model ini juga bisa dijadikan alat yang sangat berguna untuk berkomunikasi antar negara dan budaya.
Dari performanya, Llama 3.1 405B sudah mengungguli GPT-4 di beberapa benchmark. Bisa dikatakan kalau model ini unggul saat mengeksekusi kode dan membuat plot daripada GPT-4o, walaupun kemampuan multibahasanya lebih lemah.
Selain itu, Llama 3.1 405B juga mendukung penggunaan alat pihak ketiga. Dengan menggunakan Brave Search, model satu ini bisa menjawab pertanyaan mengenai kejadian terkini, memakai API Wolfram Alpha untuk query untuk Sains dan Matematika, dan Python untuk memverifikasi kode.