4 Fakta Meta Rilis Llama 3.1, AI Tercanggih Saat Ini

Meta Rilis Llama 3.1
Sumber :
  • Analytics Vidhya

TeknodailyMeta rilis Llama 3.1, merupakan rangkaian AI yang diklaim paling canggih saat ini. Dengan modelnya open source, hadir dengan 3 varian, yaitu 8B, 70B, dan 405B. 

img_title Tiktok Libas Bisnis Meta

Kemampuannya yang juga diklaim menandingi model AI populer lainnya, seperti GPT-4o dan Claude 3.5 Sonnet, Llama 3.1 menjadi era baru dalam kemajuan teknologi AI open source. 

Dikutip dari theverge.com, Llama 3.1 mengungguli OpenAI dan pesaing lainnya pada tolok ukur tertentu. Sekarang ini, Mark Zuckerberg memperkirakan asisten AI Meta akan melampaui penggunaan ChatGPT dalam beberapa bulan mendatang.

img_title Ethiopia Denda Meta Hampir Rp40 Triliun karena Promosi Ujaran Kebencian

Langkah berani dari perusahaan asal Amerika Serikat ini tentunya berpotensi mengubah pandangan AI secara global. Llama 3.1 memberikan akses yang lebih luas di bidang teknologi AI untuk para developer dan peneliti di seluruh dunia. Berikut fakta-fakta Llama 3.1, mulai dari kemampuan, manfaat, dan fiturnya.

 

img_title Instagram Bakal Ada Fitur Dislike, Ini Ternyata Alasannya

 1. 405B Jadi AI Open Source

 

Llama 3.1 Dibuat Secara Open Source

Photo :
  • Unite.AI

 

Saat Meta rilis Llama 3.1, ada hal menarik yang menjadi sorotan utama, karena varian 405B diluncurkan sebagai model AI open source terbesar. Adanya 405 miliar parameter, varian ini sudah dilatih memakai lebih dari 16.000 GPU Nvidia H100. Tentu saja hal tersebut menjadi sebuah investasi luar biasa untuk sumber daya dunia komputer.

Bahkan dataset pelatihannya bisa sampai 15 triliun token, setara 750 miliar kata. Tidak sampai situ saja, kemampuannya juga mengesankan dengan konteks 128.000 token, setara buku tebal berhalaman 50. Adanya dataset seperti itu memungkinkan model ini dapat memahami sekaligus mengolah teks yang panjang, sehingga membuat kesempatan baru untuk menganalis dokumen serta percakapan yang kompleks. 

405B sudah mendukung 8 bahasa asing, yaitu, Jerman, Inggris, Perancis, Italia, Portugis, Thai, Hindi, dan Spanyol. Tidak heran nantinya model ini juga bisa dijadikan alat yang sangat berguna untuk berkomunikasi antar negara dan budaya. 

Dari performanya, Llama 3.1 405B sudah mengungguli GPT-4 di beberapa benchmark. Bisa dikatakan kalau model ini unggul saat mengeksekusi kode dan membuat plot daripada GPT-4o, walaupun kemampuan multibahasanya lebih lemah.

Selain itu, Llama 3.1 405B juga mendukung penggunaan alat pihak ketiga. Dengan menggunakan Brave Search, model satu ini bisa menjawab pertanyaan mengenai kejadian terkini, memakai API Wolfram Alpha untuk query untuk Sains dan Matematika, dan Python untuk memverifikasi kode. 

Halaman Selanjutnya
img_title