Deretan Perusahaan Raksasa Mulai Tinggalkan Elon Musk, Ini Penyebabnya!

Elon Musk
Sumber :
  • pixabay

TeknodailySejumlah merek besar, termasuk Fox Sports, Ubisoft, Axios, TechCrunch, dan 11:11 Media Paris Hilton, mengumumkan penghentian belanja iklan mereka di media sosial X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter).

Makin Kaya Raya, xAI Milik Elon Musk Raup Rp 97,4 Triliun

Keputusan ini muncul sebagai respons terhadap kekhawatiran terkait antisemitisme dan ujaran kebencian yang berkembang di platform tersebut.

Langkah ini menyusul pengiklan besar lainnya yang telah melakukan hal serupa sejak pekan lalu.

Threads Buat Pembaruan Filter Dalam Fitur Pencariannya

Pemberontakan dari pengiklan tersebut menciptakan krisis yang semakin dalam bagi X, terutama setelah pengambilalihan oleh Elon Musk tahun lalu.

Banyak pengguna X beralih ke platform alternatif, seperti Threads milik Meta.

Pengin Jadikan Mars Rumah Kedua Manusia, Namun Ini yang Ditakutkan Elon Musk

Pada pekan lalu, IBM menjadi salah satu perusahaan pertama yang mengumumkan penangguhan iklannya di X setelah laporan dari Media Matters menyebutkan bahwa iklan mereka tampil bersamaan dengan konten pro Nazi di platform tersebut.

Keputusan IBM juga dipengaruhi oleh dukungan terbuka dari Musk terhadap teori konspirasi antisemit dalam unggahan di X.

Jumat (24/11) lalu, merek besar lainnya seperti Disney, Paramount, Comcast, Lionsgate, NBCUniversal, CNN, Warner Bros, dan Discovery menyusul langkah serupa tanpa memberikan rincian alasan.

Bahkan Apple juga dilaporkan menarik belanja iklannya di X.

X mencoba memberikan respons terhadap krisis ini dengan mengajukan gugatan terhadap Media Matters, menyatakan bahwa laporan tersebut salah mengartikan seberapa besar kemungkinan iklan ditayangkan bersamaan dengan konten ekstremis.

Meskipun X menyatakan telah membuat akun pro-Nazi tidak memenuhi syarat untuk monetisasi, beberapa akun tersebut tetap aktif di situs, termasuk akun-akun sayap kanan dan supremasi kulit putih yang beberapa di antaranya diaktifkan kembali oleh Musk setelah pengambilalihannya.

Meski ada kekhawatiran tentang ujaran kebencian, beberapa pengiklan, termasuk National Football League, tetap menggunakan X.

Liga ini menyatakan keprihatinan mereka secara langsung kepada pimpinan X, meskipun belum mencabut iklannya dari platform tersebut.