Kampanye Politik Kini Lewat Zoom, Bisa Tampung Hingga 1 Juta Peserta

Zoom, platform konferensi video.
Sumber :
  • Pixabay.

Teknodaily – Era digitalisasi telah membuat kampanye politik di Amerika Serikat berubah. Platform konferensi Zoom kini digunakan untuk kampaye pemilihan presiden atau Pilres AS untuk menjaring pendukung. 

7 Rekomendasi Wisata Malam Paling Unik di Jawa Timur, Dari Glow Park hingga Hutan Cahaya!

Platform konferensi video yang menjadi andalan selama pandemi Covid-19 ini mengumumkan bisa menampung hingga 1 juta peserta secara bersamaan ketika webinar digelar.

Dikutip dari situs The Verge, usut punya usut, ide ini muncul setelah beberapa kelompok politik menggunakan Zoom untuk mengumpulkan dana kampanye pilpres Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Kamala Harris.

Rekomendasi 7 Smartphone Paling Pas buat Pengacara, Keamanan Data Super Ketat!

Kini, pelanggan Zoom yang ingin menggelar webinar skala besar dapat menampung mulai dari 10 ribu hingga 1 juta peserta. Dalam beberapa minggu terakhir, sejumlah kelompok politik pendukung Kamala Harris menggunakan Zoom untuk mengumpulkan dana kampanye besar-besaran.

Zoom, platform konferensi video.

Photo :
  • Zoom.
Rekomendasi 9 HP untuk Dokter & Tenaga Medis, Bisa Akses Data Pasien dengan Mudah!

Pada Juli 2024, sebuah organisasi bernama Win With Black Women mengadakan panggilan Zoom dengan lebih dari 40 ribu peserta, di mana mereka berhasil mengumpulkan lebih dari US$1,5 juta (Rp23 miliar) dana kampanye hanya dalam tiga jam.

Kelompok lainnya, seperti White Dudes for Harris dan White Women for Harris, masing-masing berhasil menarik dukungan lebih dari 190 ribu dan 200 ribu peserta, juga melalui Zoom.

Penggalangan dana kampanye itu kini menjadi sumber uang baru, dan telah menyumbang sekitar US$20 juta (Rp308 miliar) dari US$310 juta (Rp4,7 triliun) yang berhasil dikumpulkan pada Juli 2024, menurut The Washington Post.

Meski nilainya kecil tapi signifikan bagi kelangsungan kampanye Capres dan Cawapres Kamala Harris – Tim Walz. Meski begitu ada syaratnya.

Layanan ini tidak gratis. Zoom menawarkan beberapa paket webinar dengan kapasitas maksimal. Mulai dari 10 ribu, 500 ribu, hingga 1 juta peserta. Harganya sekitar US$100 ribu (Rp1,5 miliar).