Perbandingan Acer Predator Helios 18 vs Gigabyte Aorus 17X 2025, Laptop Gaming dengan RTX 5090
- Blibli
Teknodaily – Dunia laptop gaming terus mengalami evolusi dengan hadirnya perangkat yang semakin bertenaga. Di tahun 2025, dua nama besar di industri ini, Acer Predator Helios 18 dan Gigabyte Aorus 17X, menjadi pusat perhatian para gamer. Keduanya hadir dengan chipset terbaru, kartu grafis RTX 5090, serta layar dengan refresh rate tinggi, menjanjikan pengalaman gaming terbaik.
Meski sama-sama mengusung spesifikasi premium, Acer Predator Helios 18 dan Gigabyte Aorus 17X memiliki pendekatan berbeda dalam desain, performa, dan fitur unggulan. Predator Helios 18 dikenal dengan sistem pendinginan inovatif dan layar yang lebih besar, sementara Aorus 17X menawarkan build quality tangguh dan optimalisasi performa untuk gaming kompetitif.
Lantas, mana yang lebih unggul di antara keduanya? Dalam perbandingan ini, kita akan melihat lebih dalam mengenai desain, layar, performa, pendinginan, dan fitur tambahan dari kedua laptop gaming flagship ini untuk mengetahui mana yang lebih layak dipilih oleh para gamer.
Desain dan Build Quality
Acer Predator Helios 18 hadir dengan bodinya yang besar dan agresif, mengusung desain khas Predator dengan aksen biru neon serta logo yang menyala di bagian belakang. Materialnya menggunakan kombinasi logam dan plastik premium, memberikan keseimbangan antara daya tahan dan bobot yang tidak terlalu berat.
Sebaliknya, Gigabyte Aorus 17X tampil dengan desain lebih minimalis dan premium, menggunakan chassis berbahan full metal, memberikan kesan lebih kokoh dan tahan lama. Aorus 17X juga lebih ramping dibandingkan Helios 18, menjadikannya pilihan menarik bagi gamer yang menginginkan laptop gaming premium dengan tampilan yang lebih elegan dan profesional.
Layar dan Refresh Rate
Acer Predator Helios 18 hadir dengan layar 18 inci beresolusi 4K dan refresh rate 165Hz, menawarkan pengalaman visual yang lebih luas dan detail lebih tajam. Dengan panel Mini LED dan tingkat kecerahan tinggi, tampilan warna lebih akurat dan kontras lebih dalam, memberikan pengalaman gaming yang lebih imersif.
Gigabyte Aorus 17X, di sisi lain, mengusung layar 17,3 inci QHD dengan refresh rate 240Hz. Walaupun lebih kecil dibanding Helios 18, refresh rate yang lebih tinggi memberikan keuntungan dalam game kompetitif yang mengutamakan respons cepat. Layar ini juga menggunakan teknologi OLED, memberikan warna yang lebih hidup serta sudut pandang lebih luas.
Performa dan Kartu Grafis
Kedua laptop gaming ini menggunakan GPU NVIDIA GeForce RTX 5090, yang merupakan kartu grafis terkuat saat ini. Acer Predator Helios 18 didukung oleh prosesor Intel Core i9-14900HX dengan RAM hingga 64GB DDR5, memberikan performa luar biasa dalam menjalankan game AAA di setting tertinggi.
Gigabyte Aorus 17X juga tidak kalah bertenaga, dengan Intel Core i9-14900HX dan RAM hingga 128GB DDR5, yang memberikan keunggulan dalam multitasking serta beban kerja berat seperti rendering 3D dan editing video 8K. Dengan kombinasi ini, Aorus 17X lebih cocok bagi pengguna yang membutuhkan laptop gaming sekaligus workstation profesional.
Sistem Pendinginan
Acer Predator Helios 18 mengandalkan sistem pendinginan Acer AeroBlade 3D Fan generasi terbaru, yang dilengkapi dengan vapor chamber dan liquid metal pada CPU. Teknologi ini memungkinkan laptop tetap dingin meskipun menjalankan game berat dalam waktu lama, mengurangi risiko throttling yang bisa menurunkan performa.
Gigabyte Aorus 17X menggunakan teknologi pendinginan WINDFORCE Infinity, yang terdiri dari beberapa heat pipe dan dua kipas besar. Sistem ini diklaim mampu menjaga suhu lebih stabil dalam sesi gaming panjang, meskipun desainnya yang lebih ramping membuatnya sedikit lebih cepat panas dibandingkan Helios 18.
Fitur Tambahan dan Daya Tahan Baterai
Acer Predator Helios 18 memiliki fitur tambahan seperti PredatorSense, yang memungkinkan pengguna mengatur RGB lighting, performa kipas, dan overclocking GPU dengan mudah. Laptop ini juga dilengkapi dengan Wi-Fi 7 dan Thunderbolt 4, memastikan konektivitas terbaik untuk gaming online maupun produktivitas.
Gigabyte Aorus 17X hadir dengan software AORUS Control Center, yang menawarkan kontrol penuh terhadap performa sistem dan pencahayaan RGB. Dengan baterai 99Wh, laptop ini juga memiliki daya tahan sedikit lebih lama dibandingkan Helios 18, meskipun untuk gaming tetap disarankan menggunakan charger.
Kesimpulan: Mana yang Lebih Baik?
Acer Predator Helios 18 cocok untuk gamer yang menginginkan layar lebih besar, pendinginan lebih optimal, serta pengalaman gaming yang imersif. Sementara itu, Gigabyte Aorus 17X lebih unggul dalam refresh rate tinggi, build quality premium, serta performa lebih bertenaga untuk multitasking dan produktivitas.
Jika Anda mencari laptop gaming dengan layar luas dan sistem pendinginan terbaik, Predator Helios 18 adalah pilihan tepat. Namun, jika Anda ingin laptop gaming sekaligus workstation yang powerful dan lebih portabel, maka Aorus 17X adalah opsi yang lebih ideal.