ChatGPT vs DeepSeek, Lebih Canggih Mana?

ChatGPT vs DeepSeek, Lebih Canggih Mana?
Sumber :
  • Teknodaily / Rmarcella

Teknodaily – Kehadiran chatbot berbasis teknologi AI atau Artificial Intelligence (kecerdasan buatan) semakin memikat pengguna teknologi di seluruh dunia. Salah satu yang tengah menjadi perbincangan adalah DeepSeek, chatbot AI asal China yang kini menggantikan ChatGPT sebagai aplikasi gratis paling banyak diunduh di Apple Store. 

img_title Daftar Negara Bebas Pajak 2025: Hidup Tenang, Finansial Lebih Aman

DeepSeek sendiri merupakan produk dari perusahaan asal Hangzhou yang berdiri pada Juli 2023. Dalam waktu singkat, DeepSeek berhasil merilis dua model AI, yaitu DeepSeek-V3 pada Desember 2024 dan DeepSeek-R1 pada Januari 2025.

Perbedaan ChatGPT dan DeepSeek

img_title 10 Teknologi Israel Paling Terkenal 2025, Kamu Nggak Sadar Tapi Pernah Pake!

Pilih ChatGPT atau DeepSeek?

Photo :
  • PC Gamer

Menurut laman resminya, DeepSeek mengeklaim bahwa model R1 dapat bersaing dengan model AI o1 milik OpenAI, perusahaan yang menciptakan ChatGPT. Dengan klaim tersebut, DeepSeek berhasil menarik perhatian pengguna global, bahkan di tengah dominasi ChatGPT yang telah lebih dulu populer. 

img_title Top 10 Tank Tempur Paling Kuat di Dunia 2025: Raksasa Lapangan Perang

ChatGPT sendiri dikenal unggul dalam kreativitas, seperti menyampaikan cerita atau teks pemasaran, sementara DeepSeek disebut lebih fokus pada kemampuan teknis seperti pengkodean dan logika.

Meski sama-sama canggih, kedua chatbot ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang membuatnya menonjol di bidang tertentu. Lantas, mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan kamu? 

Berikut ini perbandingan lengkap antara ChatGPT dan DeepSeek untuk membantu kamu menentukan pilihan.

1. Biaya Aplikasi

Dilansir dari Business Today, DeepSeek dan ChatGPT memiliki versi gratis yang menawarkan berbagai layanan seperti menjawab pertanyaan, memberikan solusi masalah, hingga menyampaikan informasi umum.

Namun, keduanya juga menawarkan versi berbayar dengan biaya langganan yang berbeda. ChatGPT mengenakan biaya langganan sebesar 20 dollar AS (sekitar Rp 323.000) per bulan, sementara DeepSeek lebih terjangkau dengan harga 0,50 dollar AS (sekitar Rp 8.000) per bulan.

Selain itu, biaya operasional DeepSeek dilaporkan lebih hemat dibandingkan ChatGPT. Menurut laporan, DeepSeek-R1 memiliki biaya dasar sekitar 27,4 kali lebih murah per token jika dibandingkan dengan model o1 OpenAI, sehingga menjadi pilihan yang lebih ekonomis untuk penggunaan intensif.

2. Pemberian Respons

Selain tarif, DeepSeek dilaporkan lebih unggul dibandingkan ChatGPT dalam hal mengartikan kode, seperti Python dan Java, serta menyelesaikan persamaan kompleks. Hal ini membuat DeepSeek menjadi alat yang lebih efisien untuk tugas-tugas teknis atau berbasis logika.

Halaman Selanjutnya
img_title