Misteri Wawancara Terakhir Akira Toriyama, Bentuk Penghormatan Terakhir kepada Sang Maestro!
- carteltec
Teknodaily – Kepergian Akira Toriyama, kreator legendaris Dragon Ball dan Dr. Slump, meninggalkan duka yang mendalam bagi dunia manga dan anime.
Dalam karirnya, Toriyama telah menjadi salah satu mangaka paling berpengaruh sepanjang masa, meninggalkan jejak yang tak terlupakan di dunia karya seni Jepang.
Wawancara Terakhir dengan Sang Maestro
Pada akhir tahun lalu, dalam sebuah wawancara untuk Tokyo Anime Award Festival 2024, Toriyama dihadiahi penghargaan prestisius "Lifetime Achievement Award" atas kontribusinya yang luar biasa terhadap dunia anime.
Namun, sayangnya, Toriyama tidak dapat menerima penghargaan tersebut karena takdir telah memutuskan lain.
Wawancara ini, yang disiarkan oleh pihak festival sebagai penghormatan terakhir kepada Toriyama, memperlihatkan sisi pribadi dan profesional sang maestro.
Toriyama dengan rendah hati mengakui bahwa meskipun karyanya diadaptasi menjadi anime yang sangat populer, dia sendiri jarang menontonnya.
Namun, dia tetap bersyukur atas penghargaan yang diberikan kepadanya.
Dalam wawancara itu, Toriyama juga berbagi kenangan berharga tentang pengalamannya dalam dunia animasi, terutama ketika bertemu dengan animator kenamaan Toyo Ashida.
Toriyama memuji sentuhan artistik Ashida yang cermat dan cepat, yang mempengaruhi gaya gambar Dragon Ball.
Warisan dan Kenangan yang Abadi
Meskipun Toriyama telah tiada, warisannya dalam dunia manga dan anime akan tetap abadi.
Salah satu proyek terakhirnya, Dragon Ball Daima, yang direncanakan diluncurkan pada 2024, mencerminkan dedikasinya yang tak kenal lelah terhadap karyanya.
Meskipun awalnya direncanakan tanpa keterlibatannya, Toriyama akhirnya terlibat secara mendalam dalam proyek tersebut, memberikan sentuhan pribadinya yang khas.
Dalam pesan terakhirnya, Toriyama mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah mendukungnya sepanjang karirnya.
Meskipun dia tidak yakin seberapa banyak lagi yang dapat dia capai karena kesehatannya yang kurang baik, dia berjanji untuk terus menciptakan karya yang menarik.
Permintaannya adalah untuk terus mendukungnya dalam perjalanan seninya.
Berikut transkrip lengkap wawancara dengan Akira Toriyama
"Sejujurnya, saya tidak pernah terlalu tertarik dengan anime, dan bahkan ketika karya saya dibuat dalam format animasi, saya merasa malu untuk mengakui bahwa saya tidak terlalu banyak menontonnya, mohon maaf kepada staf.
Sekitar 10 tahun yang lalu, keluar tiba-tiba, aku diminta untuk merevisi naskah film animasi Dragon Ball, dan aku menggambar beberapa desain sederhana untuk karakter dan latar belakangnya.
Aku berpikir, 'Aku bisa menyerahkan bagian yang sulit untuk staf' (tertawa).
Oleh karena itu, sungguh memalukan bahwa saya adalah penerima Lifetime Achievement Award dari Tokyo Anime Awards Festival.
Terima kasih banyak.
Salah satu kenangan saya yang paling tak terlupakan dalam karya animasi adalah ketika saya bertemu dengan mendiang animator, Toyo Ashida untuk proyek anime berjudul 'Kosuke-sama Rikimaru-sama,' yang diproduksi untuk Shonen Jump Original.
Proyek ini tidak memiliki manga, sehingga diadakan pertemuan.
Dia adalah orang yang ramah dan kami cepat akrab, dan setiap kali saya melihat gaya menggambarnya, saya tersentuh oleh sentuhannya yang cermat dan cepat.
Saya berpikir, 'Baiklah, saya rasa sentuhan seperti ini saya perlukan untuk mempercepat proses menggambar dan membuat Dragon Ball terlihat lebih halus.'
Waktu pengundian dikurangi menjadi sekitar dua pertiga dari sebelumnya.
Kami saling memengaruhi dalam banyak hal, dan menurutku ini adalah saat yang sangat memuaskan. Aku berdoa untuk ketenangan jiwa Ashida-san.
Dragon Ball Daima, yang akan diluncurkan pada 2024, awalnya direncanakan menjadi serial anime orisinal tanpa saya, tetapi karena saya memberikan saran di sana-sini, saya akhirnya terlibat secara mendalam dengan proyek tersebut tanpa saya sadari.
Saya tidak hanya terlibat dalam alur cerita secara keseluruhan, tetapi juga dalam pandangan dunia, desain karakter, mekanisme, dan aspek lainnya.
Saya harap Anda menikmati menonton serial ini, yang menurut saya tidak hanya intens dan penuh aksi tapi juga penuh substansi.
Terakhir, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah mendukung saya sejauh ini!
Saya tidak yakin berapa banyak lagi yang bisa saya lakukan, karena saya tidak terlalu percaya diri dengan kesehatan saya, mungkin karena gaya hidup saya ketika saya masih muda, tapi saya akan mencoba yang terbaik untuk menciptakan karya yang lebih menarik, jadi mohon terus dukung saya!"
Perginya Sang Legenda
Pada tanggal 1 Maret 2024, Akira Toriyama menghembuskan napas terakhirnya di usia 68 tahun, meninggalkan dunia manga dan anime dalam kesedihan yang mendalam.
Kabar kematiannya dikonfirmasi oleh akun resmi Dragon Ball, sementara keluarga meminta prosesi pemakamannya digelar secara tertutup.
Meskipun fisiknya telah tiada, warisan Toriyama akan tetap hidup dalam karya-karya ciptanya yang abadi, menyinari dan menginspirasi generasi baru penggemar manga dan anime di seluruh dunia.