Donald Trump dan Zelensky Berdebat Panas di Gedung Putih

Zelensky dan Donald Trump bersitegang.
Sumber :
  • X elonmusk

Teknodaily – Ketegangan terjadi di Gedung Putih dalam pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Pertemuan yang seharusnya menjadi momen penandatanganan kesepakatan mineral berubah menjadi perdebatan sengit antara kedua pemimpin.

img_title Daftar Pemilik Senjata Nuklir Terbanyak di Dunia 2025: Dari Rusia hingga Korea Utara

Konflik Terbuka di Depan Media

Dalam pertemuan tersebut, Trump dan Zelensky berulang kali saling menyela. Trump menegaskan bahwa Ukraina harus segera mencapai kesepakatan damai dengan Rusia atau kehilangan dukungan AS. Ia bahkan menuduh Zelensky "tidak cukup berterima kasih" atas bantuan politik dan militer AS selama tiga tahun terakhir.

img_title Daftar Angkatan Udara Terkuat di Bumi 2025, Adakah Indonesia?

Zelensky bersikeras bahwa tidak boleh ada kompromi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, tetapi Trump menegaskan bahwa Ukraina perlu memberikan konsesi agar tercapai kesepakatan damai.

Simak videonya berikut ini.

img_title Beli Jet Tempur Siluman F‑35: 8 Negara yang Ditolak Amerika, Termasuk Indonesia!

Ketegangan semakin meningkat ketika Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan bahwa perang harus diakhiri melalui diplomasi. Zelensky merespons dengan mempertanyakan bentuk diplomasi yang dimaksud, mengacu pada perjanjian gencatan senjata 2019 yang gagal.

Dampak Politik dan Reaksi Global

Setelah pertemuan tersebut, Trump mengunggah di media sosial Truth Social bahwa Zelensky "tidak menghormati AS di Oval Office" dan menuduhnya ingin memperpanjang perang demi keuntungan negosiasi.

Sementara itu, Zelensky dalam wawancara dengan Fox News mengakui bahwa insiden tersebut "tidak baik", tetapi ia masih berharap hubungan kedua negara bisa diperbaiki. "Hubungan ini lebih dari sekadar dua presiden, ini tentang hubungan kuat antara kedua bangsa kita," ujar Zelensky.

Ketegangan ini menunjukkan bahwa hubungan AS dan Ukraina bisa mengalami perubahan besar di bawah pemerintahan Trump. Apakah ini akan mempengaruhi bantuan AS ke Ukraina? Kita tunggu perkembangan selanjutnya.