Apple Dilarang Menjual Produknya di Brazil. Ini Penyebabnya!

iOS 16
iOS 16
Sumber :
  • Pixabay

Teknodaily – Kabar kurang mengenakan didapatkan oleh Apple, perusahaan produsen teknologi asal Amerika Serikat yang pada Kamis (8/9/2022) kemarin baru saja memperkenalkan produk jagoan terbarunya.

Kabar kurang mengenakan itu adalah tentang Apple yang dilarang memasarkan produk iPhone di Brazil.

Hal itu bisa terjadi, disebabkan karena iPhone tidak menyertakan charger atau alat pengisian daya untuk setiap produk iPhone yang dipasarkan.

Pihak Kementerian Kehakiman dan Keamanan Publik di Brazil beranggapan, bahwa Apple telah melakukan sebuah bentuk diskriminasi terhadap konsumennya. Dan hal ini bagi mereka akan sangat merugikan konsumen.

"Tindakan diskriminasi dengan sengaja yang merugikan konsumen,” ungkap Kementerian tersebut kepada Apple, dilansir dari laman cnbcindonesia.com.

Untuk itu, pemerintah Brazil pun menjatuhkan denda sebesar Rp 29,7 miliar, dan telah menangguhkan penjualan iPhone mulai dari seri iPhone 12 hingga seri di atasnya.

Walau begitu, Apple sebagai perusahaan yang menaungi iPhone mengajukan banding atas putusan yang dilakukan oleh pemerintah Brazil tersebut.

Apple menyebutkan, bahwa dengan tidak adanya charger di dalam produk iPhone yang dijual ke pasaran, merupakan upaya dari Apple untuk mengurangi emisi karbon.

"Kami telah memenangi beberapa sengketa hukum di Brasil soal masalah ini dan kami percaya bahwa konsumen kami memahami tentang beragam opsi untuk mengisi daya dan menyambungkan perangkat mereka,"

ungkap juru bicara Apple.

Namun, walau Apple telah mengeluarkan argumen tersebut dan mengajukan banding, pihak pemerintah Brazil tetap tidak sepakat akan hal itu.

Kata mereka, selama ini tidak ada bukti nyata akan adanya penjualan ponsel tanpa charger, yang berdampak buruk pada lingkungan hidup, atau bisa menghasilkan emisi karbon.