7 Cara Hacker Bobol Akun Bank, Hati-hati Saldo Raib!

Cara Hacker Bobol Akun Bank
Sumber :
  • Teknodaily / Rmarcella

Teknodaily – Perkembangan teknologi digital mempermudah transaksi keuangan, tetapi di sisi lain juga membuka celah bagi hacker untuk membobol akun bank. Dengan berbagai metode canggih, seperti phishing hingga penukaran SIM, hacker dapat mencuri informasi pribadi kamu dan menguras saldo rekening dalam waktu singkat. 

Kejahatan siber ini kian marak, terutama karena masih banyak pengguna yang kurang waspada terhadap taktik licik yang digunakan.

Beberapa Cara Bobol Akun Bank

Hacker bobol akun bank menggunakan Credential Stuffing

Photo :
  • Biocatch

Mengetahui cara kerja para hacker adalah langkah pertama untuk melindungi diri dari ancaman ini. Buat kamu yang belum tahu, di sini akan dibahas 7 cara yang sering digunakan hacker untuk membobol akun bank.

Dengan memahami setiap cara hacker bobol akun bank, kamu dapat meningkatkan keamanan akun dan meminimalkan risiko terkena serangan.

Credential Stuffing

Credential stuffing adalah teknik di mana hacker menggunakan kombinasi username dan password yang telah bocor dari situs web lain untuk mencoba mengakses akun korban, termasuk akun bank. 

Cara bobol akun bank ini memanfaatkan fakta bahwa banyak orang menggunakan password yang sama di berbagai platform. Untuk mencegahnya, gunakan password yang unik untuk setiap akun dan aktifkan autentikasi dua faktor sebagai lapisan keamanan tambahan.

Phishing

Phishing adalah cara hacker bobol akun bank di mana hacker mencoba mencuri informasi pribadi dengan menyamar sebagai pihak resmi, seperti bank atau lembaga keuangan. Mereka biasanya mengirimkan email, pesan teks, atau tautan palsu yang tampak asli. 

Saat korban memasukkan informasi login mereka, data tersebut langsung dicuri oleh hacker. Selalu periksa keaslian tautan atau pesan dan hindari memberikan informasi pribadi melalui email atau pesan teks.

Keylogger

Keylogger adalah aplikasi berbahaya yang dirancang untuk merekam setiap penekanan tombol pada keyboard korban. Hacker memasang keylogger secara diam-diam di perangkat korban untuk mencuri informasi seperti username dan password. 

Saat korban mengetik data login, keylogger merekamnya dan mengirimkannya ke hacker. Untuk menghindarinya, gunakan aplikasi antivirus atau keamanan lainnya dan hindari mengunduh file dari sumber yang tidak terpercaya.